Bagaimana Orang Dewasa Benar-Benar Belajar Bahasa Inggris: Penjelasan Metode ESLPod
Halaman ini menjelaskan bagaimana orang dewasa menjadi fasih berbahasa Inggris, dan bagaimana pelajaran ESLPod kami bekerja.
Dr. Lucy Tse dan saya memulai ESLPod di Los Angeles pada tahun 2005. Dia yang menulis dan memproduksi pelajarannya, saya yang membawakannya. Sejak itu lebih dari 15 juta orang di 189 negara sudah memakainya. Metode di balik pelajaran-pelajaran itu berpijak pada penelitian selama lebih dari 40 tahun tentang bagaimana otak menyerap bahasa kedua, termasuk penelitian yang kami berdua terbitkan sendiri.
Metode ini bertumpu pada satu gagasan: Anda menjadi fasih berbahasa Inggris dengan mendapatkan "input" lewat mendengarkan dan membaca yang sebagian besar dapat Anda pahami (Krashen, 1982, 1985).
"Sebagian besar" di sini berarti bahasa Inggris yang Anda dengarkan masih menyimpan sesuatu yang baru untuk Anda pelajari, tetapi bagian yang sudah Anda pahami bisa Anda pakai untuk menangkap bagian yang belum Anda pahami. Bahasa semacam ini kami sebut Rich Comprehensible Input™ (masukan bahasa yang kaya dan dapat dipahami).
Apa itu Metode ESLPod?
Metode ESLPod adalah cara mengajarkan bahasa Inggris yang lahir dari puluhan penelitian ilmiah tentang bagaimana orang dewasa belajar bahasa lewat memahami pesan. Setiap pelajaran memberi Anda Comprehensible Input (masukan yang dapat dipahami), diucapkan perlahan dan jelas, dengan kata-kata sulit dijelaskan memakai kata-kata yang lebih mudah.
Metode ini punya lima prinsip.
- Rich Comprehensible Input™. Anda mendengarkan dan membaca bahasa Inggris yang sebagian besar dapat Anda pahami. Inilah Rich Comprehensible Input™, dan otak Anda menyerap kosakata serta tata bahasanya tanpa Anda pelajari secara sadar.
- Ucapan yang pelan dan jelas. Kami berbicara perlahan dan jelas. Ucapan yang pelan membuat Anda mendengar tiap kata sebagai kata tersendiri, bukan sebagai satu bunyi panjang.
- i + 1 Leveling™. Setiap kata sulit kami terangkan dengan kata yang lebih mudah, dan kami memastikan kata yang kemungkinan besar sudah Anda pahami dipakai untuk menerangkan kata yang belum Anda pahami.
- Slow-Explain-Fast™. Setiap pelajaran Daily English berisi dialog atau cerita yang kami bacakan perlahan supaya Anda bisa menangkap isinya. Dialog itu lalu kami bahas sampai tuntas, dan di bagian akhir kami ulang dengan kecepatan bicara normal. Dari situ Anda yakin bahwa pemahaman Anda memang terus membaik.
- Mendengarkan sebelum berbicara. Anda mendengarkan banyak sekali sebelum berbicara. Kemampuan berbicara lahir dari seluruh bahasa Inggris yang sudah Anda pahami.
Dr. Lucy Tse dan saya menerbitkan penelitian tentang gagasan-gagasan ini bersama Dr. Stephen Krashen, ahli bahasa dari University of Southern California; hipotesis input (Input Hypothesis) yang ia ajukan membuka seluruh jalur kajian ini (Krashen, Tse, & McQuillan, 1998). Kalau Anda ingin sisi ilmiahnya lebih dalam, dengan lebih banyak data dan catatan penelitian, bacalah halaman penelitian kami.
Apa itu input yang dapat dipahami?
Input yang dapat dipahami adalah bahasa yang Anda dengar atau baca dan sebagian besar Anda mengerti. Penelitian sejak awal 1980-an menunjukkan bahwa justru input semacam inilah yang benar-benar memicu pemerolehan bahasa (Krashen, 1982, 1985).
Ketika Anda mendengarkan sesuatu dalam bahasa Inggris dan menangkap pesannya, otak Anda tanpa sadar menyerap kosakata dan tata bahasa yang dipakai di dalam pesan itu. Otak Anda mengerjakannya sementara Anda sekadar mendengarkan dan memahami, tanpa belajar dengan sengaja.
Bahasa Inggris yang tak dapat Anda pahami tidak menolong Anda. Saat Anda mendengarkan bahasa Inggris yang tak Anda pahami, otak Anda tidak punya pesan apa pun untuk dipelajari. Film yang hanya Anda tangkap 50 persen nyaris tidak berguna bagi bahasa Inggris Anda.
Seberapa banyak yang perlu Anda pahami? Sejumlah penelitian memperkirakan Anda perlu memahami setidaknya 85 hingga 95 persen, cukup untuk menangkap pesannya dengan nyaman dan tetap bertemu beberapa kata baru dalam konteks yang jelas. Selisih kecil antara yang sudah Anda ketahui dan yang masih baru itulah yang membuat Anda belajar bahasa.
Berapa kali Anda bertemu sebuah kata juga menentukan. Anda tidak menguasai sebuah kata sepenuhnya pada perjumpaan pertama. Tiap kali bertemu, Anda menyerap sepotong kecil maknanya. Ana Pellicer-Sánchez dan Norbert Schmitt menemukan pada 2010 bahwa Anda perlu mendengar atau membaca sebuah kata 10 hingga 15 kali sebelum bisa mengenalinya dengan mantap. Untuk bisa memakai kata itu sendiri, perjumpaannya harus lebih banyak lagi. Karena itulah banyaknya bahasa Inggris yang Anda dengar begitu menentukan, dan karena itu pula kami membuat lebih dari 1.800 pelajaran, dengan 700 jam audio dan lebih dari 15.000 halaman teks.
Mengapa kami berbicara perlahan di ESLPod?
Kami berbicara perlahan karena Anda harus memahami apa yang Anda dengar sebelum otak Anda bisa mempelajarinya. Ucapan yang cepat membuat pelajar tingkat menengah gagal menangkap maksudnya. Kalau sebuah kalimat tidak terdengar jelas, otak Anda hanya memetik sedikit sekali darinya.
Penutur asli merapatkan kata satu sama lain, menghilangkan sebagian bunyi, dan berbicara dalam kelompok kata yang pendek dan cepat. Kalau bahasa Inggris Anda ada di tingkat menengah, bahasa Inggris pada kecepatan alami sering terdengar seperti satu bunyi panjang. Anda sebenarnya sudah mengenal banyak kata di dalamnya, tetapi belum bisa mendengar di mana satu kata berakhir dan kata berikutnya dimulai.
Ucapan yang pelan dan jelas memecahkan masalah itu. Ketika Lucy dan saya membacakan dialog dengan perlahan, Anda mendengar tiap kata sebagai kata tersendiri. Otak Anda lalu bisa menyambungkan bunyi dengan maknanya, dan langkah belajar itulah yang tidak Anda dapat dari audio cepat.
Lalu, di akhir tiap pelajaran Daily English, Anda mendengar dialog yang sama sekali lagi pada kecepatan normal penutur asli. Karena sekarang Anda paham tiap katanya, versi cepat itu pun ikut menjadi dapat dipahami. Anda sedang belajar memahami bahasa Inggris Amerika yang sesungguhnya pada kecepatan alami, memakai bahan yang sudah sepenuhnya dikuasai otak Anda.
Sebagian orang khawatir metode ini akan mengajari mereka bahasa Inggris yang "lambat". Namun hal itu tidak pernah menjadi masalah bagi pelajar kami, dan penelitian atas metode serupa yang berbasis pemahaman justru menunjukkan bahwa metode semacam itu lebih efektif dan lebih hemat waktu daripada cara-cara lain. Anda memahami lebih dulu, lalu Anda memahami lebih cepat.
Mengapa ESLPod menjelaskan kata sulit dengan kata yang mudah?
Kami menerangkan kata yang sulit hanya dengan kata-kata yang lebih mudah daripada kata itu. Dalam pelajaran kami, penjelasannya terutama memakai 2.000 sampai 4.000 keluarga kata bahasa Inggris yang paling sering muncul, yaitu kata-kata yang paling sering orang pakai dalam percakapan sehari-hari. Ketika saya menerangkan arti "to procrastinate", saya memakai kata seperti "wait", "later", dan "should", yang sudah Anda kenal.
Penjelasan itu sendiri adalah input yang dapat dipahami. Sementara saya menerangkan satu istilah, Anda sedang mendengar puluhan kata umum yang dipakai secara wajar dalam kalimat sungguhan, dan kata-kata umum itu biasanya justru kata yang "setengah dikenal" oleh pelajar tingkat menengah. Stuart Webb menemukan pada 2008 bahwa pelajar mengenali jauh lebih banyak kata daripada yang benar-benar bisa mereka pakai, terutama di antara kata-kata percakapan sehari-hari. Penjelasan kami memberi kata-kata "setengah dikenal" itu perjumpaan berulang di dalam kalimat sungguhan, sehingga peluang Anda untuk akhirnya memakainya sendiri jadi lebih besar.
Tidak ada yang diterjemahkan, sama sekali. Kami menerangkan kata dengan bahasa Inggris sederhana supaya Anda tetap mendengarkan dan membaca bahasa Inggris selama belajar.
Apa itu menyimak terfokus?
Menyimak terfokus (narrow listening) berarti mendengarkan banyak bahan tentang topik yang sudah akrab, dengan suara yang sudah akrab, pada tingkat yang sudah akrab, bukan berpindah ke sumber lain setiap kali. Kalau topiknya dan suaranya sama-sama akrab, Anda menangkap lebih banyak, dan makin banyak yang Anda tangkap, makin cepat Anda belajar (Krashen, 1996).
Bayangkan Anda membaca berita berbahasa Inggris tentang negara Anda sendiri. Rasanya lebih ringan daripada artikel lain, karena apa yang sudah Anda ketahui menolong Anda memahami apa yang baru.
Kami merancang pelajaran kami untuk memanfaatkan apa yang sudah Anda ketahui. Anda mendengar dua suara yang sama di tiap pelajaran, jadi tenaga Anda tidak habis untuk menyesuaikan diri dengan aksen baru. Pelajarannya mengikuti susunan yang sama setiap kali, jadi Anda selalu tahu apa yang akan datang.
Sebuah kata butuh sekitar 10 hingga 15 perjumpaan sebelum Anda mengenalinya dengan mantap (Pellicer-Sánchez and Schmitt, 2010). Kosakata yang sama kami pakai lagi di banyak pelajaran berikutnya, pada topik sehari-hari seperti pekerjaan, makanan, perjalanan, kesehatan, dan uang. Setelah beberapa pelajaran tentang topik yang sama, Anda sudah bertemu kata yang sama beberapa kali, dan tiap perjumpaan itu memperbesar peluang Anda mengingatnya dan bisa memakainya.
Haruskah saya berlatih berbicara supaya fasih?
Kejarlah dulu lebih banyak input yang dapat dipahami, karena kemampuan berbicara lahir dari seluruh bahasa Inggris yang sudah Anda pahami. Krashen (1998) mencatat bahwa memaksa diri berbicara sebelum otak Anda siap hanya mengajarkan sedikit sekali.
Anda hanya bisa mengucapkan kata yang sudah berkali-kali Anda pahami. Webb (2008) menemukan bahwa pelajar mengenali jauh lebih banyak kata daripada yang bisa mereka hasilkan. Kosakata produktif, yaitu kata yang bisa Anda pakai secara spontan, itulah yang meramalkan kefasihan berbicara (Uchihara and Saito, 2019). Cara menumbuhkan kosakata produktif adalah memperbanyak perjumpaan dengan kata-kata itu di dalam input yang dapat dipahami.
Pelajar tingkat menengah yang berhenti maju biasanya mengira mereka perlu lebih banyak berbicara. Padahal alasan yang lebih mungkin adalah mereka kurang mendapat input yang dapat dipahami, karena mereka kurang mendengarkan dan membaca bahasa Inggris yang bisa mereka mengerti. Bahasa Inggris yang sudah mereka dengar cukup untuk memahami pembicara yang pelan dan berhati-hati, tetapi belum cukup untuk berbicara secara spontan.
Ratusan jam mendengarkan bahan yang bisa mereka pahami akan mengubah keadaan itu.
Anda akan mulai berbicara, dan Anda akan mengucapkan kata-kata yang tidak pernah Anda latih. Saya sudah menyaksikan hal ini terjadi pada para pelajar selama lebih dari 35 tahun.
Bagaimana cara memakai satu pelajaran ESLPod?
Anda mendengarkan dulu atau membaca dulu bergantung pada seberapa banyak isi audio yang Anda pahami. Kalau Anda menangkap 85 persen atau lebih dari audionya, dengarkan audionya lebih dulu (van Zeeland & Schmitt, 2013). Setelah mendengarkan, bacalah Learning Guide untuk menemukan bagian yang terlewat.
Kalau Anda menangkap kurang dari 85 persen audionya, bacalah Learning Guide lebih dulu. Membaca memberi Anda cukup banyak isi pelajaran sehingga sesi mendengarkan berubah menjadi input yang dapat dipahami, bukan bahasa Inggris yang tak bisa Anda tangkap. Bacalah Learning Guide dengan kecepatan Anda sendiri.
Anda juga bisa membaca transkrip sambil mendengarkan, di tingkat mana pun.
Tiap Learning Guide memuat transkrip lengkap audionya, glosarium, dan kalimat contoh yang baru, dan ketiganya menolong Anda memahami audio. Tiap pelajaran juga berisi catatan budaya yang berkaitan dengan tema umum pelajaran itu.
Anda tidak perlu menghafal glosariumnya. Bacalah definisinya sekilas, baca kalimat contohnya, lalu mulai pelajaran berikutnya.
Kalau Anda berada di tingkat A1 atau A2 (pemula), sebaiknya Anda mendengarkan tiap pelajaran lebih dari sekali. Setiap kali mendengarkan, Anda mendapat satu rangkaian perjumpaan lagi dengan kalimat yang sama. Beatrice Dupuy (1999) dari University of Arizona menemukan bahwa mendengarkan ulang audio memperbaiki pemahaman.
Di tingkat mana pun, pilihlah topik pelajaran yang benar-benar Anda sukai. Minat itulah yang membuat Anda terus mendengarkan, dan jam-jam mendengarkan itulah yang membuat Anda fasih. Ketika sebuah pelajaran begitu menarik sampai Anda lupa sedang mendengarkan bahasa Inggris, saat itulah Anda mendapat input yang dipelajari otak Anda.
Apa yang sebaiknya saya hentikan?
Berhentilah menghafal daftar kata dan aturan tata bahasa.
Belajar dengan sengaja terasa produktif, tetapi penelitian menunjukkan hasilnya sangat kecil bagi bahasa Inggris Anda. Definisi tertulis hanya memberi Anda sepotong kecil makna sebuah kata, tanpa konteks yang diberikan kalimat sungguhan, dan berbagai penelitian menunjukkan hafalan semacam itu nyaris tidak menolong kemampuan Anda memahami atau memakai bahasanya (Tuinman & Brady, 1974, Pany & Jenkins, 1978, Hudson, 1982, Pany, Jenkins, & Schreck, 1982, and Jahangard, Moinzadeh, & Karimi, 2011).
Belajar tata bahasa mencabut bahasa dari konteksnya dengan cara yang sama. Mengetahui sebuah aturan secara sadar dan memakai bahasa secara otomatis adalah dua sistem terpisah di dalam otak, dan yang pertama tidak berubah menjadi yang kedua (Krashen, 1982). Anda bisa hafal betul aturan "s" untuk orang ketiga dan tetap saja tidak mengucapkannya dengan benar dalam percakapan. Lagi pula, percakapan sungguhan berjalan terlalu cepat untuk sempat memeriksa aturan.
Mendengarkan dan membaca bahan yang jauh di atas tingkat Anda adalah kesalahan lain yang sangat umum. Bahasa Inggris yang Anda pahami 90 persen memberi otak Anda jauh lebih banyak bahan untuk dipelajari daripada bahasa Inggris yang Anda pahami 40 persen.
Cara-cara belajar bahasa yang populer itu tidak berhasil. Berhentilah memakainya. Pakailah jam-jam itu untuk mendengarkan bahan yang bisa Anda pahami.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang Metode ESLPod
ESLPod untuk tingkat apa?
Pelajaran ESLPod dibuat untuk pelajar bahasa Inggris tingkat pemula atas, menengah, dan lanjut. Pemula murni sebaiknya mempelajari dasar-dasar bahasa Inggris lebih dulu, lalu datang kepada kami begitu bahasa Inggris yang pelan dan jelas sudah sebagian besar masuk akal.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk fasih berbahasa Inggris?
Menjadi fasih berbahasa Inggris menuntut ratusan jam mendengarkan dan membaca bahan yang sebagian besar Anda pahami. Lamanya bergantung pada tingkat awal Anda dan berapa jam yang Anda sediakan tiap minggu. Pelajar yang berhasil melewati apa yang sebagian orang sebut "stagnasi tingkat menengah" adalah mereka yang benar-benar menjalani jam-jam mendengarkan itu.
Beberapa penelitian memperkirakan pelajar di tingkat A2 (menguasai sekitar 2.000 keluarga kata) perlu mendapat sekitar 1.200 jam input yang dapat dipahami untuk mencapai tingkat B2/C1 (menguasai 5.000 keluarga kata) (Green, 2022). Namun jam-jam itu harus benar-benar dipakai untuk membaca atau mendengarkan bahasa Inggris yang dapat dipahami, bukan untuk belajar tata bahasa atau menghafal kosakata.
Apa bedanya ESLPod dan All Ears English?
All Ears English adalah podcast populer yang pembawa acaranya berbicara pada kecepatan alami penutur asli, sehingga cocok bagi pelajar yang sudah sanggup mengikuti percakapan cepat. ESLPod memakai ucapan yang pelan dan jelas, tiap istilah sulit diterangkan dengan bahasa Inggris sederhana, ditambah Learning Guide tertulis yang lengkap untuk tiap pelajaran. Dua ahli bahasa bergelar Ph.D. merancang pelajaran ESLPod agar menjadi input yang dapat dipahami bagi pelajar tingkat menengah. Kalau percakapan cepat antarpenutur asli masih terlalu sulit bagi Anda, pelajaran kami dibuat untuk tingkat Anda.
Apakah pelajaran ESLPod dilengkapi transkrip?
Ya. Setiap satu dari 1.800+ pelajaran kami memuat transkrip lengkap dari tiap kata yang kami ucapkan, di dalam Learning Guide yang juga berisi glosarium, kalimat contoh, dan catatan budaya. Membaca sambil mendengarkan, atau sesudah mendengarkan, menambah seberapa banyak yang Anda pahami, dan seberapa banyak yang Anda pahami itulah yang membuat sesi mendengarkan berhasil.
Apakah ESLPod cocok untuk bahasa Inggris bisnis?
Ya. Pelajaran Daily English kami mencakup banyak sekali topik bisnis, mulai dari rapat, negosiasi, wawancara kerja, kehidupan kantor, sampai urusan uang, semuanya diajarkan lewat dialog yang realistis dengan penjelasan yang jelas. Anda mempelajari bahasa Inggris bisnis dengan cara yang sama seperti Anda mempelajari bagian bahasa lainnya, yaitu lewat input yang dapat dipahami.
Bisakah saya belajar bahasa Inggris hanya dengan mendengarkan podcast?
Bisa, asalkan Anda memahami sebagian besar isi podcast yang Anda dengarkan. Podcast yang dibuat untuk penutur asli biasanya jauh terlalu sulit bagi pelajar tingkat menengah. Mendengarkan bahan yang Anda pahami adalah salah satu cara paling hemat waktu bagi orang dewasa untuk belajar bahasa, dan podcast-nya harus tetap cukup mudah supaya itu benar-benar terjadi.
Apakah ESLPod memakai bahasa Inggris Amerika atau bahasa Inggris Britania?
Semua pelajaran kami mengajarkan bahasa Inggris Amerika, dan pelajaran Cultural English kami mengajarkan sejarah serta budaya Amerika Serikat sekaligus bahasanya. Pelafalan, kosakata, dan ejaan dalam pelajaran kami seluruhnya Amerika. Meski begitu, bahasa Inggris Britania dan Amerika berbagi hampir semua kosakata dan seluruh struktur tata bahasanya, jadi menguasai yang satu berarti Anda sudah menguasai sebagian besar yang lain.
Apa yang bisa Anda lakukan hari ini?
Ambil satu podcast atau video yang Anda pakai sekarang, lalu perkirakan berapa banyak isinya yang Anda pahami. Kalau di bawah 85 persen, carilah yang lebih mudah.
Kalau metode ini masuk akal bagi Anda, perpustakaan yang kami bangun darinya bernama Unlimited English, berisi lebih dari 1.800 pelajaran audio dan satu Learning Guide lengkap untuk tiap pelajarannya.
~ Dr. Jeff McQuillan, dari Los Angeles, California yang indah
Penelitian pilihan
- Dupuy, B. (1999). Narrow listening: An alternative way to develop and enhance listening comprehension in students of French as a foreign language. System, 27(3), 351-361.
- Green, C. (2022). Extensive reading for a 9,000-word vocabulary: Evidence from corpus modeling. Reading in a Foreign Language, 34(2), 232-248.
- Hudson, T. (1982). The effects of induced schemata on the "short circuit" in L2 reading: Non-decoding factors in L2 reading performance. Language Learning, 32(1), 1-31.
- Jahangard, A., Moinzadeh, A., & Karimi, A. (2011). The effect of grouping and presenting selected TOEFL words on the vocabulary learning of EFL learners. Iranian EFL Journal, 7(2), 220-235.
- Krashen, S. D. (1982). Principles and practice in second language acquisition. Pergamon.
- Krashen, S. D. (1985). The input hypothesis: Issues and implications. Longman.
- Krashen, S. D. (1996). The case for narrow listening. System, 24(1), 97-100.
- Krashen, S. D. (1998). Comprehensible output? System, 26(2), 175-182.
- Krashen, S., Tse, L., & McQuillan, J. (Eds.). (1998). Heritage language development. Language Education Associates.
- Pany, D., & Jenkins, J. R. (1978). Learning word meanings: A comparison of instructional procedures. Learning Disability Quarterly, 1(2), 21-32.
- Pany, D., Jenkins, J. R., & Schreck, J. (1982). Vocabulary instruction: Effects on word knowledge and reading comprehension. Learning Disability Quarterly, 5(3), 202-215.
- Pellicer-Sánchez, A., & Schmitt, N. (2010). Incidental vocabulary acquisition from an authentic novel: Do Things Fall Apart? Reading in a Foreign Language, 22(1), 31-55.
- Tuinman, J. J., & Brady, M. E. (1974). How does vocabulary account for variance on reading comprehension tests? A preliminary instructional analysis. In P. Nacke (Ed.), Interaction: Research and practice for college-adult reading (pp. 176-184). National Reading Conference.
- Uchihara, T., & Saito, K. (2019). Exploring the relationship between productive vocabulary knowledge and second language oral ability. The Language Learning Journal, 47(1), 64-75.
- van Zeeland, H., & Schmitt, N. (2013). Lexical coverage in L1 and L2 listening comprehension: The same or different from reading comprehension? Applied Linguistics, 34(4), 457-479.
- Webb, S. (2008). Receptive and productive vocabulary sizes of L2 learners. Studies in Second Language Acquisition, 30(1), 79-95.